Waspadai Hewan Laut Saat Snorkeling

Waspadai Hewan Laut Saat Snorkeling

Waspadai Hewan Laut Saat Snorkeling Di Gili Ketapang. Pulau Gili ketapang yang di kenal wisata bawah lautnya. rugi jika berlibur ke gili ketapang tidak menikmati Snorkeling bersama temen – temen anda. banyak orang untuk menikmati keindahan alam bawah laut dan keragaman biota yang hidup di dalamnya, dan berfoto dalam air dengan ikan nemo.

Meski begitu, bukan berarti snorkeling benar-benar bebas resiko. “Selain arus bawah (laut), ada hewan-hewan laut berbahaya yang harus kita  waspadai saat snorkeling, Beberapa hewan laut yang harus diwaspadai antara lain bulu babi, ikan batu, pari, ubur-ubur, bulu seribu/bulu babi/ bulu landak dan ular laut. Berikut ulasannya:

  • Bulu babi – Bulu babi, atau landak laut (Echinoidea) merupakan hewan laut berbentuk bulat, kecil dan dipenuhi duri yang dapat digerakkan. Mereka biasa tinggal di lautan dangkal hingga kedalaman 5.000 meter. Umumnya mereka berwarna kehitaman, hijau kusam, cokelat, ungu biru dan merah. Bulu babi memiliki duri yang khas dengan panjang sekitar 1-3 cm, tebal 1-2 mm, dan cukup tajam. Pada genus Diadema yang biasa hidup di perairan tropis, durinya amat tipis dan panjangnya dapat mencapai 10-30 cm. Duri bulu babi akan menimbulkan luka menyakitkan ketika  menembus kulit manusia, namun tidak terlalu berbahaya jika segera dikeluarkan. Tapi apabila dibiarkan tetap terbenam di kulit, bisa menimbulkan pembengkakan dan infeksi. Beberapa famili bulu babi di perairan tropis seperti Diadematidae dan Echinothuriidae dikenal memiliki duri beracun Waspadai Hewan Laut Saat Snorkeling

 

  • Ikan batu – (Synanceia verrucosa) (Yongkiet/Thinkstock) Ikan batu (Synanceia verrucosa) merupakan spesies ikan karnivora dengan duri berbisa. Ikan ini biasanya hidup di karang dan berkamuflase sebagai batu. Biasanya ikan ini berwarna cokelat atau kelabu dan mungkin memiliki beberapa semburat kuning, oranye atau merah. Panjangnya sekitar 30 hingga 40 cm. Ikan batu merupakan salah satu jenis ikan paling beracun di dunia. Pada bagian punggungnya terdapat 13 duri yang masing-masing memiliki dua kantong racun. Tertusuk duri beracun ikan batu dapat menyebabkan shock, kelumpuhan, bahkan menyebabkan kematian jaringan. Keracunan dalam dosis besar dapat berakibat fatal bagi manusia, terutama anak-anak, lansia dan orang-orang dengan sistem imun yang lemah. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika tertusuk duri ikan batu yaitu dengan merendam anggota tubuh yang tertusuk di dalam air hangat. Hal ini bertujuan untuk membantu denaturasi protein dalam racun.

    ikan batu
    ikan batu
  • Pari – (Thinkstock) Kebanyakan pari memiliki satu atau lebih stinger (alat penyengat pada  pari) berduri sebagai alat pertahanan diri. Panjangnya dapat mencapai 35 cm dengan dua kelenjar racun di bagian bawahnya. Meskipun pari tidak agresif menyerang manusia, namun jika mereka tak sengaja terinjak, mereka bisa menyengat. Kontak dengan stinger menyebabkan trauma lokal, nyeri, bengkak, kram otot karena racun, dan kemudian dapat mengakibatkan infeksi bakteri atau jamur. Cedera ini sangat menyakitkan, meski jarang mengancam jiwa, tetapi stinger yang menembus area vital dapat berakibat fatal.
  • Ubur-ubur – Ubur-ubur sudah lama dikenal sebagai hewan laut yang berbahaya. Hewan yang termasuk dalam kelas Scyphozoa ini memiliki tubuh berbentuk payung berumbai, dapat membuat gatal pada kulit bila tersentuh. Jenis ubur-ubur yang paling berbahaya adalah dari kelompok Cubozoa. Sengatan tentakelnya bisa menimbulkan kematian
  • Ular laut – (Oksanavg/Thinkstock) Ular laut (Hydrophidae) merupakan anak suku dari suku ular berbisa Elapidae yang semuanya hidup di dalam laut. Bisa ular laut memiliki kekuatan 60 kali bisa ular kobra dan mengandung enzim perusak layaknya jenis ular Elapidae. Ular ini memiliki mulut yang sangat kecil dibandingkan ular jenis lainnya, sehingga biasanya manusia tergigit di daerah ujung jari. Ular laut menjadi ancaman bagi para penyelam karena racunnya sangat kuat. Pada bebearpa kasus, penyelam yang tergigit ular laut mengalami kegagalan fungsi jantung dan meninggal sebelum sempat mencapai permukaan air.
  • LION FISH –
  • lion fish
    lion fish
  • ANEMON LAUT

Anemon laut

Waspadai Hewan Laut Saat Snorkeling Di Gili Ketapang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *